Uji Swab di Jambi Tidak Berjalan, Fasha: Terpaksa Kita ke Palembang dan Jakarta
Pandemi Covid-19 masih terjadi di Provinsi Jambi saat ini. Bahkan jumlah komulatif pasien positif telah mencapai 304 orang.
BRITO.ID, BERITA JAMBI - Pandemi Covid-19 masih terjadi di Provinsi Jambi saat ini. Bahkan jumlah komulatif pasien positif telah mencapai 304 orang.
Jumlah ini tak bisa dianggap remeh, karena menurut catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga hari ini hanya 181 orang yang baru sembuh dari virus mematikan tersebut.
Untuk mendeteksi virus ini dengan cepat, beberapa bulan terakhir, uji Swab dilakukan di Jambi sendiri tanpa harus mengirim ke Palembang atau Jakarta.
Namun, dari kabar yang terdengar, alat uji Swab atau yang disebut PCR tersebut tidak berjalan lagi di BPOM Jambi, sehingga uji Swab kembali dilakukan di Palembang dan Jakarta.
Hal ini langsung dibenarkan Wali Kota Jambi, Sy Fasha, saat di acara pencegahan korupsi anggaran Covid-19 bersama Kejati Jambi hari ini, Selasa (8/9/2020).
"Satu-satunya PCR yang berada di BPOM hampir seminggu ini tidak berjalan, terpaksa kita kirim ke Palembang atau Jakarta," ungkap Fasha.
Terkait Hal itu, Fasha juga mengatakan, BPOM telah mengajukan surat kepada Pemkot meminta bantuan dana hibah untuk membeli barang habis pakai untuk kegiatan PCR. Sebelumnya BPOM sudah mengajukan surat kepada Pemprov tetapi tidak mendapat respon selama kurang lebih sebulan.
“ BPOM telah mengajukan surat ke Pemkot meminta dana hibah untuk membeli alat habis pakai yg digunakan untuk kegiatan PCR tes Covid 19. Seharusnya penyediaan ini kewajiban Pemerintah Provinsi. Sebelumnya BPOM juga telah mengajukan surat tetapi, kurang lebih sebulan tidak mendapat respon dari Pemprov, akhirnya ke Pemkot kita respon segera kita lakukan rapat tim Satgas penanganan Covid 19 Kota Jambi," katanya.
Penulis: Fadzil Ilham
Editor: Rhizki Okfiandi
